Belajar Cinta di Singapura

Learning from ButterfliesJudul Buku : Learning From Butterflies
Penulis : Karina Nurherbyanti
Penerbit : Ping!!!
Cetakan : I, Maret 2015
Tebal : 244 halaman
ISBN : 978-602-255-835-4
Harga : Rp 38.000

Olga adalah mahasiswa fashion di Lasalle, kampus seni ternama di Singapura. Ia tinggal satu apartemen dengan kawan dari almamater yang sama, Enggar. Mereka berdua sama-sama berwatak ceria dan gaul. Setiap hari, Olga aktif stalking di blog Juandra karena terpikat dengan tampilan, postingan dan foto-foto editan karya cowok itu. Juandra sendiri merupakan anak mathematical science yang kuliah di kampus bergengsi NTU.

Juandra adalah anak genius yang pernah menang olimpiade matematika dengan IQ 140. Sifatnya tak seperti para genius pada umumnya, ia cerewet, gaul dan suka bersenang-senang. Tak heran, tiap ada kesempatan bersama Olga, Juandra bisa menyulut pertengkaran dengan gadis itu. Perkenalan mereka sebenarnya diawali oleh sahabat Juandra, Salman, yang menyukai Enggar. Salman mengorek informasi tentang Enggar dari Olga. Beberapa kali mereka berempat juga bertemu dalam acara yang diadakan PPI (hal. 81).

Sifat Juandra yang ceplas-ceplos itu adalah ekspresi akibat tak bisa melawan kehendak sang ayah, yang selalu mengekang anak-anaknya dan menomorsatukan nilai-nilai akademik. Riwayat keluarga lulusan kampus ternama dunia menjadikan ayahnya begitu mengagungkan kecerdasan. Apalagi dirinya profesor di kampus terfavorit negeri ini. Sang ibu hanya bisa membela kedua anaknya. Sementara Juandra begitu kagum pada adiknya, Junika, yang punya keberanian untuk menentukan pilihannya sendiri.

Dalam masalah cinta, Olga dan Juandra sama-sama terkendala oleh sang mantan. Olga sering sekali diteror oleh Alam, mantannya ketika SMA. Cowok itu memaksa Olga untuk kembali menerima dirinya. Sementara Juandra masih diharapkan oleh Mariska, mantan yang diputuskan dengan alasan LDR (hal. 129).

Perlahan tapi pasti, Juandra dan Olga menyadari bahwa mereka saling suka. Apalagi anak-anak PPI suka berolok-olok bahwa mereka berdua sangat cocok jika jadi pasangan. Namun Juandra tak juga memiliki keberanian menyatakan perasaannya. Bahkan, ia menyuruh seorang temannya untuk membelikan sekotak egg tart, makanan kesukaan Olga. Sampai ketika mereka harus pulang ke tanah air karena urusan keluarga dan tiba masa liburan, Olga yang lebih dulu membeberkan isi hatinya pada Juandra.

“Pipi Juandra memerah. Belum pernah ia mendapatkan pujian yang semanis ini dari cewek mana pun. Mariska hanya memuji kemampuan matematikanya, tetapi tidak pernah dengan suara selembut Olga sekarang.” (hal. 198)

Baik Juandra maupun Olga sama-sama belajar banyak hal di pulau Singapura. Tak hanya menjadi dewasa dengan tinggal jauh dari rumah, mereka juga belajar bagaimana mencintai seseorang dengan tulus apa adanya, tak berdasarkan kecerdasan atau hal-hal given lainnya.

Ide cerita novel ini sebenarnya menarik, sayang penggarapannya berlebihan. Novel ini terlalu banyak berisi percakapan sehari-hari, banyak memuat hal-hal kurang penting serta dialog yang mubazir. Penggunaan bahasa Inggris yang begitu banyak dalam dialog maupun narasi juga membuat pembaca cepat lelah―untuk menerjemahkan dan mengikuti percakapan tokoh-tokohnya. Penulis sering pula menjejalkan berbagai informasi dalam kalimat-kalimat panjang yang membuat pembaca semakin ngos-ngosan.

Mayoritas tokoh yang digambarkan berasal dari kelas sosial atas juga menjadikan novel ini terkesan begitu melangit dan tak terjangkau pembaca kalangan menengah ke bawah. Namun buku ini sarat informasi mengenai kehidupan mahasiswa luar negeri, khususnya Singapura. Penulis sendiri adalah mahasiswa yang sedang menjalani kuliah di Curtin University, Singapura. Diperkaya juga dengan nama-nama kampus favorit di beberapa negara yang bisa jadi referensi bagi siapa saja yang berminat berkuliah di luar negeri.

Tayang di wisata-buku.com 25 April 2015 http://bit.ly/1GxlZTx

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s