[Opini Bareng-Februari 2015] Tentang Karakter Kesukaan

Kalau ditanya karakter apa yang saya suka, maka jawabannya adalah karakter yang memberi saya kesan yang lumayan dalam. Nggak mesti protagonis, karakter antagonis yang ‘hitam’ tapi berkesan, itu pun saya suka. Dalam padanan yang lain, karakter itu kuat. Kuat melekat dalam memori saya dan kuat menjalani hidupnya dalam cerita.
Itu berlaku buat karakter utama maupun pendamping.
Sebuah karakter, bila dia punya sifat unik dan kebiasaan yang ‘ajaib’ walaupun nggak cantik/tampan, misalnya, saya akan memilihnya jadi favorit. Asal kegiatan dia dalam buku sejalan dengan penggambaran detail dirinya. Jadi ada konsistensi, begitu.
Kalau karakter laki-laki, saya menyukai cowok pintar (lebih diutamakan berkacamata), manis, not only good boy, but a great one. Misalnya, Harry Potter. Dia sangat mengagumkan bagi saya.
daniel radcliffe as harry potter
Untuk tokoh wanita, karakter seperti Hermione juga amat menarik. Maaf saja, saya memang penggemar serial HP. Jadi, ya, wanita yang punya girl power dan bisa dibanggakan. Sebab saya ini, kan, wanita. Jika bisa ikut merasakan kebanggaan yang sama bila karakter wanita dalam cerita punya ‘sesuatu’ yang lebih baik dari milik tokoh prianya, itu menyenangkan dan ‘menguatkan’.
Saya juga menyukai karakter (pria/wanita) yang misterius dan penuh kejutan. Misalnya, Jojo dalam film Horton Hears A Who. Dia itu cool banget. Dan ternyata jenius. Ah, ya. Saya menyukai satu kata itu, jenius. Karakter yang jenius bagi saya selalu punya curiosity yang hebat terhadap sesuatu.
Karakter yang tidak saya suka adalah bila dia playboy. Saya cukup anti dengan tokoh pria yang seperti itu.
Wanita yang menyebalkan, tak dewasa, dan cengeng juga tidak menarik buat saya.
Ketika membaca, saya butuh agar apa yang saya baca memberi ‘infus’ bagi saya pribadi. Agar saya juga bisa meneladani karakter tersebut. Mencoba melakukan apa yang bagi saya sesuai, dan memberi saya inspirasi tentang hal-hal yang belum saya mengerti.
Karakter itu hal yang punya jatah 51 persen untuk dieksekusi sebaik-baiknya.

Banner_OpiniBareng2015-300x187

Iklan

2 thoughts on “[Opini Bareng-Februari 2015] Tentang Karakter Kesukaan

    • betul sekali. jk rowling berhasil menghidupkan tokoh yang dicintai pembaca. HP mengundang simpati tak hanya karena banyaknya kemalangan yang menimpa, tapi karena ia memberi inspirasi untuk berjuang sampai akhir. bagi saya, HP mewakili kebanyakan pembaca yang juga punya berbagai kesulitan dalam hidupnya 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s